Loading...

Menyajikan Keindahan Perkampungan Adat Sijunjung dalam Genggaman

01 November 2024
Politeknik Negeri Padang

Projek

  • Judul:Menyajikan Keindahan Perkampungan Adat Sijunjung dalam Genggaman
  • Tanggal:01 November 2024 - 01 Februari 2025
  • Lokasi Sosial Projek:SUMATERA BARAT, SIJUNJUNG, SIJUNJUNG, NAGARI SIJUNJUNG.

Inovator

  • Perguruan Tinggi:Politeknik Negeri Padang
  • Ketua:Wirda Nissa
  • Angota#1:Wirda Nissa , Altaf Hafizun, Nina Widianti

SDGs

Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan

Share

Deskripsi

PERKAMPUNGAN Adat Sijunjung di Sumatra Barat telah lama dikenal dengan kekayaan budaya dan sejarahnya. Dengan 77 Rumah Adat yang masih terjaga, kawasan ini menyimpan potensi wisata yang besar, namun pengelolaannya masih terbatas, terutama dalam hal promosi. Pada era digital ini, promosi wisata yang bergantung pada cara tradisional tidak lagi cukup. Banyak orang mencari informasi melalui internet, dan Perkampungan Adat Sijunjung belum memanfaatkan sepenuhnya potensi dunia maya untuk menarik wisatawan. Dalam upaya memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau, tim Kenal Adat meluncurkan sebuah inovasi yang menggabungkan teknologi dengan tradisi: Virtual Tour Kenal Adat. Program ini memungkinkan masyarakat untuk menjelajahi pesona Perkampungan Adat Sijunjung secara virtual, memberi mereka kesempatan untuk merasakan pengalaman seolah-olah mereka berada di lokasi tersebut, tanpa harus meninggalkan rumah. Inovasi ini tidak hanya menawarkan tur visual, tetapi juga memperkenalkan produk UMKM lokal melalui marketplace yang terintegrasi dalam platform. Implementasi proyek ini melibatkan tiga tahap yang telah diselesaikan dengan sukses. Langkah pertama adalah riset dan pengumpulan data. Tim melakukan wawancara dengan masyarakat lokal untuk mengumpulkan cerita dan informasi yang memperkaya pengalaman virtual. Tahap kedua adalah pengembangan konten multimedia, termasuk pengambilan foto 360° dan video yang menunjukkan keunikan Rumah Gadang, lumbung adat, dan kegiatan budaya. Terakhir, platform virtual tour dikembangkan untuk memberikan pengalaman yang mudah diakses dan interaktif. Website Kenal Adat kini sudah dapat diakses melalui kampungadat.sajalankasih.id. Pengunjung dapat menikmati tur virtual yang membawa mereka ke beberapa titik ikonik dalam Perkampungan Adat Sijunjung, lengkap dengan informasi sejarah dan budaya yang mendalam. Selain itu, pengunjung juga dapat mendukung UMKM lokal dengan membeli produk-produk khas daerah melalui Shopee dan Tokopedia, seperti kain tenun, tas, dan makanan khas seperti rendang singkong. Keberhasilan proyek ini didukung oleh kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sijunjung dan Ketua Wisata Perkampungan Adat Sijunjung. Proyek ini juga melibatkan pelatihan bagi masyarakat setempat, terutama ibu-ibu yang terlibat dalam pengelolaan UMKM, mengenai cara mengelola website dan marketplace, serta penggunaan sistem pembayaran digital seperti LinkAja untuk memudahkan transaksi. Sejak diluncurkan pada 14 Februari 2025, website Kenal Adat telah berhasil menarik perhatian pengunjung, dengan lebih dari 330 akses dalam periode singkat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengalaman pengguna terhadap virtual tour ini sangat baik, dengan skor rata-rata 4,49 dari 5. Pengguna merasa tur ini memberikan gambaran yang autentik dan memuaskan tentang Perkampungan Adat Sijunjung, dan banyak yang tertarik untuk mengunjungi secara langsung setelah menjelajahi tur virtual. Proyek ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk melestarikan dan mempromosikan budaya lokal dengan cara yang relevan bagi generasi milenial dan generasi Z. Dengan potensi yang dimilikinya, Virtual Tour Kenal Adat tidak hanya menawarkan pengalaman budaya yang menarik, tetapi juga membuka peluang besar untuk pariwisata digital dan ecommerce berbasis komunitas. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat menginspirasi desadesa wisata lain di Indonesia untuk mengembangkan tur virtual serupa, yang dapat meningkatkan visibilitas dan ekonomi lokal di era digital.

Top