Loading...

Inovasi Hybrid Solar-Piezoelectric untuk Kemandirian Energi Desa Namo Tualang

01 November 2024
Politeknik Negeri Medan

Projek

  • Judul:Inovasi Hybrid Solar-Piezoelectric untuk Kemandirian Energi Desa Namo Tualang
  • Tanggal:01 November 2024 - 01 Februari 2025
  • Lokasi Sosial Projek:SUMATERA UTARA, DELI SERDANG, BIRU-BIRU, NAMO TUALANG.

Inovator

  • Perguruan Tinggi:Politeknik Negeri Medan
  • Ketua:Ampuh Pebri Alfayed Lembeng
  • Angota#1:Ampuh Pebri Alfayed Lembeng, Deni Kesuma, Rahmat Dwi Siswanto

SDGs

Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan

Share

Deskripsi

KETERGANTUNGAN terhadap listrik PLN membebani masyarakat Desa Namo Tualang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kemudian muncul solusi inovatif yang dapat mengubah wajah ketahanan energi desa. Desa yang terletak di daerah tropis ini menghadapi masalah besar dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, mengingat pompa air yang digunakan membutuhkan daya listrik tinggi, sementara sebagian besar penduduknya memiliki kapasitas daya terbatas. Selain itu, pemadaman listrik yang sering terjadi semakin memperburuk keadaan, menghambat akses air bagi lebih dari 600 keluarga di desa tersebut. Namun, di balik masalah besar ini, desa juga memiliki potensi energi terbarukan yang belum dimanfaatkan dengan maksimal. Intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi dan curah hujan yang melimpah membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk mengembangkan sistem energi terbarukan, terutama teknologi solar cell dan piezoelectric. Potensi ini kemudian dimanfaatkan dalam sebuah inovasi sistem energi hybrid yang menggabungkan solar cell dan piezoelectric, yang dikembangkan oleh tim dari Politeknik Negeri Medan. Inovasi ini mengusung konsep energi terbarukan yang berkelanjutan dengan memanfaatkan dua sumber energi utama: tenaga surya yang dihasilkan melalui solar panel dan energi kinetik dari getaran air hujan yang dikonversi oleh sistem piezoelectric. Solar cell akan beroperasi ketika matahari bersinar, sementara piezoelectric akan menghasilkan listrik saat hujan turun. Kedua teknologi ini kemudian dilengkapi dengan sistem Internet of Things (IoT), yang memungkinkan pemantauan debit air dan output listrik secara real time melalui aplikasi smartphone. Sistem ini tak hanya efisien dalam penggunaan energi, tetapi juga meningkatkan keamanan dengan mengeliminasi kebutuhan pemantauan manual di lokasi yang rawan. Pada tahap implementasinya, tim SolarPiezo melakukan koordinasi intensif dengan masyarakat dan aparat desa. Proses dimulai dengan survei lokasi untuk menentukan tempat yang paling strategis untuk pemasangan sistem hybrid, diikuti dengan pembelian komponen yang diperlukan, baik secara online maupun offline. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah ketersediaan bahan yang sesuai, yang memerlukan waktu lebih lama untuk dicari dan dibeli. Namun, dengan koordinasi yang baik, tim berhasil melanjutkan perakitan sistem dengan menggunakan bahanbahan yang tahan terhadap cuaca tropis, seperti rangka besi dan seng plat untuk menahan getaran yang dihasilkan oleh sistem piezoelectric. Salah satu fitur unggulan dari inovasi ini adalah kemampuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap listrik PLN, sehingga masyarakat bisa mengakses air bersih tanpa hambatan dari pemadaman listrik. Selain itu, penggunaan teknologi IoT memungkinkan pemantauan penggunaan air secara efisien, yang berperan penting dalam mencegah kecelakaan kerja di area pompa air yang sering licin dan curam. Dengan adanya monitoring real-time, masyarakat dapat mengetahui kondisi sistem secara langsung, mengurangi potensi gangguan atau kerusakan. Dampak dari implementasi inovasi ini sangat signifikan bagi masyarakat Desa Namo Tualang. Selain mengurangi biaya operasional, sistem hybrid ini juga meningkatkan ketahanan energi desa dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi yang tidak terbarukan. Proyek ini diharapkan dapat mendorong kemandirian energi di desa, serta menjadi model untuk pengembangan sistem energi terbarukan di daerah-daerah terpencil lainnya di Indonesia. Dengan begitu, masyarakat Desa Namo Tualang tidak hanya mendapatkan akses yang lebih stabil terhadap air bersih, tetapi juga turut berkontribusi dalam mencapai target Net Zero Emission yang telah dicanangkan pemerintah.

Top