X-Anoph (Pemanfaatan Teknologi Berbasis IoT, Sebagai Pencegahan dan Penanganan Penyakit Malaria di Desa Kwamki)
Tim Torang Maruna mendiskusikan mengenai progres dari alat dan web, kemudian pematangan schedule selama di Papua untuk melakukan implementasi dan sosialisasi. Pada perancangan alat kita menggunakan beberapa komponen yang berbeda, dimana kita menggunakan komponen Sensor DHT11, Sensor LDR, Sensor API, Relay, ESP32, Cloud Server, dan Website. Untuk sistematisnya yaitu ketiga sensor dapat dimatikan menggunakan relay pada alat, yang dimana sensor dan relay terpasang pada ESP32. Untuk ESP32nya dapat terkoneksi kedalam website http://x-anoph.digma.id/ dimana kita dapat melakukan kontroling dan juga monitoring terhadapat alat (hardware), dan website kita melakukan hosting dan juga menyewa server agar dapat diakses oleh banyak orang.
Tim Torang Maruna melakukan sosialisasi pada hari Kamis, 24 November 2022 pada pukul 21.00 WIT di kediaman salah satu warga. Sosialisasi Tim Torang Maruna saat itu dihadiri 10 orang warga. Sosialisasi ini dilakukan oleh semua Tim Torang Maruna, satu orang bertugas untuk terjun langsung ke lokasi sosialiasi dan dua lainnya mengikuti sosialisasi secara online. Dalam sosialisasinya sendiri Tim Torang Maruna menjelaskan mengenai latar belakang dibuatnya inovasi ini, kemudian menjelaskan tujuan dan harapan dari dibuatnya inovasi, dan mendemokan cara kerja alat dan web yang dibuat, serta diadakan sesi tanya jawab dari warga kepada Tim Torang Maruna. Diakhir dari sosialisasi ini dilakukan foto bersama sebagai salah satu dokumentasi dari progres sosialisasi.
Ketika dilakukan pelaporan kepada pihak kelurahan Desa Timika Indah, Bapak Sekretaris Kelurahan yaitu Bapak Tedy Mesak Felubun sangat tertarik dan mendukung adanya inovasi yang kami buat dalam menanggulangi dan mencegah penyakit malaria di Papua. Pak Tedy Mesak juga menyarankan hal ini dapat dibicarakan atau di diskusikan dengan bagian dinas kesehatan Papua untuk lebih dikembangkan dan disebarluaskan ke daerah-daerah lainnya, selain itu Pak Tedy Mesak juga berharap bahwa web yang kami buat dapat bekerjasama dengan banyak rumah sakit ataupun puskesmas yang dapat melayani penyakit malaria. Banyak masukan yang diberikan Pak Tedy Mesak mengenai keberlanjutan alat kami.
Dari alat dan web yang kami buat ini, kami harap bisa membuat design lebih simple dan lebih efektif seperti dibuat dalam bentuk jaring yang biasa di gunakan untuk menutup pintu atau ventilasi rumah. Selain itu kami juga berharap dapat bekerja sama dengan banyak rumah sakit ataupun puskesmas yang terdapat di Papua. Kami juga berharap dapat bekerjasama dengan dinas kesehatan Papua untuk mengembangkan dan memperbanyak serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mencegah dan menanggulangi penyakit malaria ini.
Video implementasi project klik disini.