Loading...

Trashclean.id : Sistem Layanan Pengelolaan Sampah Terpadu untuk Desa Jejeruk Kabupaten Blora Jawa Tengah

Innovillage
Share post:

Trashclean.id merupakan suatu program berupa Sistem Pengolahan Sampah Terpadu dengan memanfaatkan digitalisasi teknologi yang akan diimplementasikan kepada masyarakat. Sistem ini terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu :

1. Perangkat Penunjang Pengelolaan Bank Sampah

2. Website Pengumpulan Sampah dan Penjualan Katalog Hasil Olahan

3. Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi

IDENTIFIKASI PERMASALAHAN

Selama melaksanakan kegiatan implementasi dan observasi langsung, terdapat beberapa pokok permasalahan yang ada di Desa Jejeruk. Berikut permasalahan yang telah diidentifikasi. 

1. Masyarakat belum mengetahui pengelolaan sampah dengan baik. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan, wawasan, serta keterampilan masyarakat mengenai jenis sampah hingga dampak keberlanjutan yang bisa ditimbulkan.

2. Masyarakat terbiasa membakar sampah sehingga berdampak pada pencemaran udara akibat volume asap yang dihasilkan.

3. Masyarakat belum memanfaatkan kemajuan digital secara keseluruhan. Rendahnya literasi digital dan keterampilan masyarakat setempat menjadi penghambat utama kemajuan desa.

USULAN SOLUSI

Berdasarkan permasalahan yang telah disebutkan pada bab sebelumnya, Trashclean.id merupakan bentuk implementasi pengabdian masyarakat melalui kolaborasi internal dengan pihak desa dalam memberikan solusi edukatif berbentuk teknologi digital untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah. Berikut rincian program yang ditawarkan sebagai ide inovasi atas permasalahan yang ada.

1. Sosialisasi Pemilahan dan Pengolahan Sampah.

Kegiatan sosialisasi dan demontrasi langsung mengenai pemilahan dan pengolahan sampah kepada masyarakat bertujuan membagikan informasi dan pengetahuan mengenai jenis hingga dampak yang bisa ditimbulkan dari sampah.

2. Implementasi dan Pengembangan Bank Sampah.

Pembangunan bank sampah sederhana dengan bekerja sama dengan perangkat desa beserta pemuda karang taruna sebagai pengelola utama.

3. Pemasaran Katalog Produk Hasil Olahan Sampah Berbasis Website.

Sampah yang telah terkumpul dan terorganisasi dengan baik akan diolah menjadi sebuah produk yang bernilai jual. Hasil olahan tersebut akan dipasarkan pada website katalog produk. Selain sebagai platform pemasaran, website juga dikembangkan sebagai media edukatif masyarakat melalui beberapa artikel-artikel yang telah disediakan.

4. Pembangunan dan Pengembangan Perangkat Lunak Berbasis Aplikasi.

Aplikasi berbasis website ini merupakan ide inovasi pengelolaan bank sampah berbasis digitalisasi. Sehingga sistem administrasi dan operasional bank sampah akan terintegrasi ke dalam digitalisasi teknologi.

5. Kegiatan Pelatihan dan Operasional.

Kegiatan pelatihan ini dimaksudkan memberikan bekal kepada pihak desa agar mampu mengelola dan menjalankan operasional dengan baik dan benar.

6. Uji Kelayakan Sistem dan Evaluasi Kegiatan.

Setelah kegiatan implementasi dan pelatihan telah terlaksana, maka akan dilaksanakan program uji kelayakan sistem dan evaluasi bersama untuk meningkatkan kinerja.

Lihat keseruannya disini https://youtu.be/LPhCVp-D5BY 

#Innovillage2022 #DigitalUntukSemua
Share post:
Top