Loading...

SIEK-SMART: Sistem Pembelajaran Terpadu Bagi Kelompok BelajarAnak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di SLB Negeri 2 Buleleng

Innovillage
Share post:

Sekolah luar biasa (SLB) merupakan sekolah khusus dalam satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). ABK adalah anak yang dalam proses pertumbuhan atau perkembangannya tidak sesuaidengan tumbuh kebang anak pada umumnya baik fisik, mental, intelektual, social dan emosional. Sekolah luar biasa (SLB) membimbing proses perkembangan siswa ABK dengan pola Pendidikan yang berbeda sesuai dengan jenis kebutuhan khusus yang disandang oleh ABK. Salah satu sekolah luar biasa (SLB) yang terdapat di kabupaten Buleleng adalah SLB Negeri 2 Buleleng yang dibuka tanggal 20 Juli 1987. Siswa ABK yang belajar di SLB Negeri 2 Buleleng sebanyak 145 orang (98 lakilaki dan 47 perempuan) dari jenjang pedidikan SD, SMP, dan SMA. Siswa ABK dikelompokkan berdasarkan jenis kebutuahan khusus yang disandangnya seperti A (tunanetra), B (tunarungu/tuna wicara), C (tunagrahita), D (tunadaksa), tuna ganda, tuna laras, autism syndrome, kesulitan belajar, Giftedness and special talent, dan hyperactive dengan gradasi kesulitan tingkat ringan, tingkat sedang, dan berat dalam penempatan belajar sesuai kebutuhan individualnya secara cluster dan pull out (Vaughn, Bos, dan Schumm, 2000). Kurikulum dan pembelajaran yang diterapkan sekolah luar biasa tersebut masih sama dengan kelas reguler menggunakan kurikulum 2013 dimana struktur dan muatan mata pelajaran untuk siswa ABK terdiri dari muatan lokal bahasa Bali, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Agama, IPA dan IPS, Matematika, PPKN, Budi Pekerti, Penjaskes, Prakarya. Namun, terdapat modifikasi dalam pengembangan individu siswa ABK yang mengacu pada program pembelajaran individual (PPI) atau IEP (Individualized Educational Program) untuk pengembangan individual yaitu latihan bina komunikasi persepsi bunyi dan irama.

Untuk itu, perlu adanya sebuah pengembangan dan inovasi dalam bidang pendidikan di SLB Negeri 2 Buleleng khususnya proses pembelajaran siswa seperti menambah daya tampung siswa dengan mengkelompokkan siswa sesuai jenis kebutuhan khusus yang disandnag agar guru dapat membina dan membimbing secara optimal dan jumlah SDM guru pengajar serta penerapan IPTEK khususnya sistem pembelajaran terpadu yang didalamnya terdapat media pembelajaran interaktif, game learning, evaluasi siswa, dan pengamatan pola perkembanagan siswa secara terintegrasi dalam membantu proses belajar mengajar. Untuk membantu masalah yang dihadapi oleh siswa dan guru di SLB Negeri 2 Buleleng melalui program INNOVILLAGE 2022 ini akan membuat sebuah program yang menyasar anak-anak dan guru dengan membentuk Komunitas Belajar ABK SLB Negeri 2 Buleleng.Komunitas Belajar ABK SLB Negeri 2 Buleleng adalah komunitas yang mewadahi anak-anak yang menyadang kebutuhan khusus dalam membantu akses belajar dengan menerapkan sistem pembelajaran terpadu lms SIEK-SMART.

Dalam tahap implementasi diadakan uji coba penerapan SIEK SMART dan uji coba media pembelajaran interaktif yang ada didalamnya dan Evaluasi materi yang terdiri dari evaluasi materi dalam media pembelajaran dan penyebaran kuisioner kepada 50 responden untuk mengetahui kelayakan isi, penyajian, materi, dan penampilan dalam media pembelajaran interaktif yang ada dalam LMS SIEK SMART

Untuk melihat video dokumentasi project klik disini.
#Innovillage2022 #DigitalUntukSemua
Share post:
Top