Loading...

“Rancang Bangun Inovasi Lahan Hidroponik Diatas Laut Dengan Smart IOT Memonitoring PertumbuhanTanaman Sawi Melalui SMARTPHONE di Pesisir Desa Perlis” Desa Perlis Kecamatan Berandan Barat Kabupaten Langkat

Innovillage
Share post:

Desa Perlis terletak di Kecamatan Berandan Barat Kabupaten Langkat. Desa ini adalah salah satu desa pesisir dan merupakan pulau kecil yang terpisah dari daratan pulau Sumatera seluas 611 ha. Desa Perlis memiliki 9 dusun yang mana kesembilan dusun itu terdiri dari : Dusun I Aman, Dusun II Damai, Dusun III Mawar, Dusun IV Melati, Dusun V Melur, Dusun VI Kenanga, Dusun VII Rukun, Dusun VIII Sejahtera dan Dusun IX Karya. Untuk sampai ke Desa Perlis, dari kota Pangkalan Brandan (sekitar 84 Kilometer dari Medan ibu kota Provinsi Sumatera Utara). Secara geografis Desa Perlis merupakan desa yang dikelilingi oleh sungai, salah satunya sungai babalan, sehingga mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan, pembuat terasi serta buruh nelayan guna untuk menambah pendapatan keluarga.Seperti masyarakat pesisir lainnya, masyarakat nelayan Perlis menghadapi sejumlah masalah antara lain ; kemiskinan, kesenjangan sosial dan tekanan-tekanan ekonomi yang datang setiap saat. Karena rata-rata keluarga nelayan di Desa perlis mengharapkan sumber pendapatan hanya dari hasil laut. Desa perlis, waktu yang dibutuhkan nelayan desa Perlis untuk mencari ikan bervariasi, ada yang sehari, tiga hari, dan bahkan lebih. Tetapi sebagian masyarakat nelayan di desa Perlis melaut satu hari sudah pulang, mereka berangkat dari pukul 05.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB. Pada kondisi demikian mengharuskan ibu atau istri mengerjakan pekerjaan rutinitas rumah dan ada juga yang bekerja sebagai profesi tambahan untuk membantu pendapatan suaminya atau ayah yang hanya melaut. Belum lagi Permasalahan yang dialami oleh masyarakat seperti lahan yang sempit sehingga sulit untuk bercocok tanam secara konvensional.

Dengan demikian diperlukan suatu sistem bercocok tanam yang tidak memerlukan tanah sebagai media tanamnya, salah satunya adalah budidaya tanaman sistem hidroponik dimana sistem hidroponik ini menggunakan media tanam air. Budidaya dengan sistem hidroponik ini juga menjadi salah satu pilihan usaha tani yang sedang banyak menjadi sampingan oleh pengusaha dalam bidang pertanian.Dalam permasalahan yang ada, perlu upaya memberikan pengetahuan berupa inovasi dalam pemanfaatan lahan pekarangan dengan teknologi IOT berbudidaya hidroponik yang tidak memerlukan lahan luas di desa Perlis tersebut. Hasil survei awal yang dilakukan bertujuan untukmenciptakan kelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi denganmemberikan keterampilan tentang teknik budidaya tanaman hidroponik, teknik pengemasan hingga pemasaran dan memberikan pengetahuan tentang peluang agribisnis sayuran hidroponik dimasa yang akan datang. Sedangkan target khususyang akan dicapai adalah kelompok masyarakat dapat memiliki kemampuan dalam meningkatkanatau menambah penghasilan keluarga dari budidaya hidroponikserta merubah perilaku dalam memanfaatkan pekarangan rumah agar mempunyai nilai ekonomis. Metode yang digunakan adalah dengan membuat demplot, pelatihan dan pembangunan lahan hidroponik dari tim sertanarasumber yang ahli dalam hal budidaya tanaman hidroponik. Dengan beberapa identifikasi permasalhan yang telah kami tetapkan papada Desa , maka dengan ini kami ingin membuat suatu “Inovasi Agrikultur Hidroponik berbasis Smart Iot dan Kontrol Sinar UV” sehingga hal ini dapat menyelesaikan semua permasalhan yang terjadi pada desa tersebut. Mulai dari Permasalhan lahan yang sempit untuk bercocok tanam secara konvensional, Kurang nya pengontrolan pH air, tidak adanya mentoring suhu sampai dengan penyinaran sinar Ultra Violet yang minim pada malam hari dapat diatasi dengan hadirnya Inovasi Agrikultur Hidroponik berbasis Smart Iot dan Kontrol Sinar UV. 

Video Implementasi Tahap Awal: https://www.youtube.com/watch?v=yDUjYu6Q7fon

Video Implementasi Tahap Tengah:https://www.youtube.com/watch?v=eGlC9o6QfBw

Video Implementasi Tahap Akhir:https://www.youtube.com/watch?v=eGlC9o6QfBw


#Innovillage2022 #DigitalUntukSemua
Share post:
Top