Emak Sinau: Sebuah program Pemberdayaan Ibu-ibu PKK melalui Pelatihan Good Agricultural Practice (GAP) untuk Pemenuhan Ketahanan Pangan di Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar
Emak Sinau merupakan pemberdayaan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk memanfaatkan lahan pekarangan dalam rangka memenuhi ketahanan pangan. Emak Sinau merupakan program yang bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan kebutuhan pangan yang terus meningkat dengan pemanfaatan lahan pekarangan yang luas, serta memberdayakan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan Good Agriculture Practice (GAP). Emak Sinau memiliki beberapa program yang berisi Tabulampot (Tanaman Buah dan sayur dalam Pot), Komposter, Sinau Dewe, dan Ibu & Anak. Implementasi pada periode pertama ini Tim Saung Tani melakukan penyuluhan beserta pelatihan pembuatan kompos dan penyemaian benih tanaman. Kegiatan penyemaian merupakan salah satu bagian dari program tabulampot. Penyemaian dilakukan untuk mempersiapkan bibit tanaman sebelum dipindahkan ke media tanam. Sebelum melakukan program implementasi yang pertama, dilakukan koordinasi dengan pengurus PKK sebagai bentuk persiapan pelaksanaan kegiatan.
Selain itu, tim juga mempersiapkan alat dan bahan untuk mendukung kegiatan implementasi yang pertama, antara lain: benih, potray, bakteri EM 4, komposter, media semai, pupuk, dan arang sekam. Anggota PKK akan diberikan sarana yang sudah tim siapkan, sehingga mereka bisa langsung mempraktikkannya. Selanjutnya dilakukan pendampingan melalui aplikasi WhatsApp. Sementara itu pada implementasi periode kedua ini, Tim Saung Tani melakukan penyuluhan sekaligus pelatihan budidaya tanaman, terkhusus bagaimana membuat media tanam yang bagus. Anggota PKK Cahaya Hati diberikan sarana untuk mempraktikkan pembuatan media tanam. Dari 44 anggota PKK dibagi menjadi 9 kelompok, tiap kelompok mendapatkan sarana berupa: arang sekam, pupuk kandang organik, pupuk NPK, polybag, dan benih sayuran. Tujuan dari pelatihan ini diharapkan anggota PKK mampu memahami dan menerapkan budidaya tanaman yang bagus sesuai dengan GAP. Selain memberikan penyuluhan dan pelatihan, pada implementasi kali ini Tim Saung Tani juga memonitoring proses pembuatan kompos dan penyemaian yang sudah dilakukan pada pertemuan sebelumnya. Untuk menguji pemahaman dilakukan evaluasi dengan kuisioner dengan nilai 1-10 maka diperoleh perbandingan nilai rata-rata 3,74 (sebelum penyuluhan) menjadi 7,27 (setelah penyuluhan). Hal ini berarti terjadi perubahan yang signifikan terhadap perubahan pemahaman materi dari sebelum adanya pelatihan dan setelah pelatihan.Pada periode 3 implementasi, kami berfokus pada monitoring program. Pelatihan yang sudah didapatkan oleh ibu-ibu PKK Cahaya Hati menjadi bekal dalam implementasi teori yang sudah disampaikan. Tanaman-tanaman yang sudah ditanam berumur sekitar 20 hari.
Tanaman cabai dan terong, sudah bisa diberikan tambahan pupuk NPK secara berkala untuk menyuburkannya. Sementara bayam dan sawi pada umur tersebut perlu dilakukan pemeliharan yang intensif karena rawan terkena hama. Pada umur berkisar 30 hari bayam dan sawi dapat dipanen untuk dikonsumsi. Monitoring yang kami lakukan, melalui dua cara. Pertama, grup whatssapp. Melalui media sosial ini, kami meminta ibu-ibu yang tergabung dalam 9 kelompok tersebut untuk melaporkan kendala dan perkembangan tanaman yang ditanam. Selanjutnya, untuk meyakinkan pemantauan, kami mengecek langsung ke setiap kelompok sepekan sekali. Harapannya dengan monitoring ini mampu untuk meminimalisir tanaman yang mati ataupun rusak. Sehingga hasil panen yang didapatkan bisa maksimal. Keberlanjutan dari program Emak Sinau diharapkan ketika ibu-ibu sudah memiliki GAP (Good Agriculture Practice) maka mereka dapat menanam komoditas lain disesuaikan dengan kebutuhan. Program ini dapat menjadi pilot project pemberdayaan serta menjadikan Dusun Gemolong sebagai kampung sayuran untuk jangka kedepan. Kegiatan pemberdayaan yang difokuskan dari awal dilaksanakan bersama ibu-ibu, maka dapat menjadi cikal bakal berdirinya Kelompok Wanita Tani (KWT).
Tonton video implementasinya disini : https://youtu.be/W8HG59F2WIY