Digitalisasi Potensi Desa Berbasis Sistem Informasi Geografis untuk Menyambut Pariwisata Tangguh di Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan
Nagari Tuo Pariangan adalah salah satu desa wisata Indonesia yang berada di Provinsi Sumatera Barat yang masuk dalamjajaran desa terindah di dunia versi media wisata terkemuka Amerika Serikat yaitu Travel Budget pada tahun 2012. Semenjak terpilihnya Nagari Tuo Pariangan sebagai salah satu desa terindah di dunia, hal ini memiliki efek promosi yang sangat luar biasa bagi desa ini. Mulai dari tahun 2012 hingga tahun 2019, jumlah kunjungan wisata di desa ini meningkat pesat. Banyaknya potensi yang berada di Nagari Tuo Pariangan dapat menjadi potensi yang dikembangankan dan menjadi daya tarik wisatawan untuk datangke Nagari Tuo Pariangan.
Namun terjadi penurunan jumlah kunjungan wisata pada tahun 2020 hingga 2021 di Nagari Pariangan yang diakibatkan oleh adanya wabah covid-19. Selain itu permasalahan utama yang juga dihadapi Pokdarwis Nagari Tuo Pariangan adalah belum adanya informasi spasial berupa peta yang memuat informasi potensi wisata desa serta objek wisata. Potensi yang ada diNagari Tuo Pariangan selama ini belum terpetakan, sehingga dibutuhkan pemetaan potensi yang ada di kawasan desa wisata. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pariangan dan menurunnya jumlah kunjungan wisata di Nagari Tuo Pariangan, serta belum adanya informasi spasial berupa peta yang memuat informasi potensi isata desa. Oleh karena itu, masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pariangan memerlukan inovasi platform yang dapat memuat informasi wisata desa berupa peta sekaligus mempromosikan wisata desa, sehingga meningkatkan kunjungan wisata di Nagari Tuo Pariangan.
Inovasi penyajian peta potensi wisata desa dapat dilakukan dengan peta digital atau WebGIS. WebGIS adalah salah satu perkembangan teknologi Sistem Informasi Geografis yang berfungsi mengumpulkan data yang memiliki referensi spasial (geografis), menyimpan dalam bentuk data spasial, dan menampilkan informasi berupa peta digital. WebGIS mampu menyediakan informasi dalam bentuk peta digital disertai teks, gambar, dan grafik. Selain memuat informasi wisata desa, WebGIS juga dapat digunakan sebagai media promosi wisata. Sistem pembangunan WebGIS didasarkan pada bootsrap css yang merupakan bagian dari framework css. Sehingga, tampilan depan halaman secara otomatis akan menyesuaikan dengan ukuran layar perangkat yang digunakan atau responsif terhadap segala jenis perangkat. Dengan hadirnya WebGIS pariwisata diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan mitra yaitu sebagai media promosi wisata desa, dan secara tidak langsung diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya pedagang dan pelaku usaha sektor wisata.
Selama kegiatan implementasi kami telah melakukan proses kegiatan antara lain yaitu, dimulai dengan koordinasi tim bersama dosen pendamping, koordinasi dengan pihak desa, melakukan survei serta ploting titik sebaran objek wisata, melakukan pengambilan data foto udara, pengolahan data yang telah diambil di lapangan, pembuatan peta sebaran objek wisata, perancangan struktur database WebGIS, perancangan desain tampilan dan finalisasi WebGIS dan yang terakhir yaitu launching websit GIS Tourism sekaligus memberikan sosialisasi kepada pihak desa dan Pokdarwis pariangan serta masyarakat yang terlibat dalam sektor pariwisata tentang WebGIS Tourism yang telah kami buat. Selain itu kami juga melakukan kolaborasi dengan pihak lain terkait dalam pengambilan data foto udara dan pembatan WebGIS Tourism. Adapun tantangan yang dihadapi saat implementasi yaitu jarak lokasi desa implementasi yang cukup jauh dari kampus sehingga membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk sampai ke desa implementasi dan juga cuaca yang yang tidak bersahabat yang menyulitkan kami pada saat melakukan kegiatan implementasi. Dengan adanya kerja sama tim yang baik dilapangan serta arahan yang selalu diberikan oleh dosen pendamping akhirnya kami bisa menyelesaikan amanah ini dengan baik.
Adapaun manfaat dari hasil implementasi social project ini yaitu sebuah WebGIS Tourism yang mana website ini sangat membantu pihak Desa Pariangan beserta Pokdarwis Pariangan dalam mengelola objek wisata di Nagari Tuo Pariangan. Tidak terlepas juga manfaat nya untuk para wisatawan yang akan berkunjung ke Desa Wisata Pariangan karena, didalam WebGIS tersebut sudah ada peta persebaran objek wisata berserta informasi mengenai objek wisata itu sendiri. Peluang keberlanjutan social project ini sangat besar karena website ini masih bisa dikembangkan lebih jauh lagi seperti memperbaharui data objek wisata jika terdapat objek wisata baru di Nagari Pariangan, dan juga melakukan transaksi jual beli berupa produk makanan atau souvenir khas Nagari Pariangan.
Link video YouTube Laporan Awal : https://youtu.be/E5jabRcypU0
Link video YouTube Laporan Tengah : https://youtu.be/vwrK1pxxp0o
Link video YouTube Laporan Akhir : https://youtu.be/xQUeEYJvk3M