Vertical Farms with Full Control
28 Oktober 2020
Telkom University
Projek
- Judul:Vertical Farms with Full Control
- Tanggal:28 Oktober 2020 - 06 Desember 2020
- Lokasi Sosial Projek:Di Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Tempel, Lumbung Rejo.
Inovator
- Perguruan Tinggi:Telkom University
- Ketua:Mirza Aulia Nur Fajri
- Angota#1:Alya Ardianti Lahfah
- Angota#2:Lenirra Indri Supriatna
SDGs
Infrastruktur, Industri dan Inovasi Menjaga Ekosistem DaratShare
Deskripsi
Indonesia adalah negara agraris yang sumber penghasilan utamanya berasal dari pertanian. Sebagian besar penduduk Indonesia bermatapencaharian sebagai petani. Dikatakan sebagai negara agraris karena dari sisi geografis, Indonesia terletak di daerah tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi. Hal ini menjadikan banyak jenis tumbuhan yang dapat hidup dan tumbuh dengan cepat.
Seperti pada desa Lumbungrejo yang merupakan desa yang terletak di Sleman,Yogyakarta. Di desa ini memiliki beberapa potensi masyarakat yang bisa dikembangkan. Desa Lumbungrejo tepatnya dusun Sedogan terletak dibawah kaki gunung merapi sehingga potensi yang sangat menonjol adalah sektor pertanian karena lahan yang subur. Potensi ini dimaksimalkan oleh warga dengan meningkatkan cara tanam menjadi lebih modern yaitu dengan hidroponik. Dalam budidaya tanaman ada rantai pemasokan dan produksi tanaman pertanian yang berperan sebagai pemroduksi dan sebagai tengkulak produk..
Budidaya hidroponik memerlukan akses air, nutrisi, kelembapan, dan pH yang sesuai. Pemantauan juga harus selalu dilakukan untuk mengecek aliran air,nutrisi,dan kelembapan. Hal ini membuat para petani hidroponik harus selalu mengawasi tanaman. Apabila kebutuhan air dan nutrisi tidak sesuai akan terjadi penurunan kualitas dan kuantitas produksi. Kurangnya keakuratan dan teliti pada pemberian suplai air, nutrisi, pH, dan kelembapan juga mengakibatkan hasil tanaman yang kurang maksimal.
Pemanfaatan teknologi dengan memanfaatkan aplikasi pada gadget menjadi solusi bagi masyarakat. Pembuatan aplikasi remote control yang mengontrol seluruh sistem dan memantau kebutuhan tanaman meningkatkan efektifitas petani hidroponik. Dengan aplikasi pengontrol sistem, petani hidroponik bisa dengan mudah dimana saja dan kapan saja mengawasi tanaman,mengontrol kesesuaian air,nutrisi,ph,dan kelembapan. Adanya aplikasi yang terintegrasi dengan sensor pada hidroponik ini juga dapat menghemat bahan yang dibutuhkan supaya tidak kurang atau berlebih. Jika kebutuhan sudah tercukupi maka akan meningkatkan produktivitas tanaman dan meningkatkan kualitas. Tidak diperlukan juga pengawasan yang ekstra dari petani karena sudah ada aplikasi pada gawai yang membantu petani hidroponik menyesuaikan kebutuhan hidroponik.
Dari identifikasi masalah dalam hidroponik di desa Lumbungrejo kami menciptakan gagasan yang menjadi project kami yaitu aplikasi “Hycos” berupa remote kontrol yang mengatur seluruh sistem sehingga mempermudah dan membantu mereka dalam mengidentifikasi kebutuhan tanaman sehingga tidak terjadi pemborosan bahan seperti menjaga kestabilan kadar air dan nutrisi, pH, suhu di dalam greenhouse serta pembudidayaannya. Aplikasi ini dapat disambungkan dengan smartphone untuk memantau hidroponik, aplikasi yang terhubung dengan microcontroller terpasang pada mesin penggerak air, dengan aplikasi ini dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas. Lalu gagasan yang kedua dilakukan pemberdayagunaan lahan yang kecil dengan sistem vertical garden yaitu model tanaman disusun bertingkat secara vertikal, ini menjadi solusi bagi desa untuk memaksimalkan pemanfaatan yang terbatas.
Video dokumentasi project ini.