Penerapan Hidrovortex dan Internet Ovtings sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air dengan Memanfaatkan Aliran Sungai Head Rendah untuk Mendukung Pemerintah dalam Mewujudkan Listrik Masuk Desa Khususnya Desa Terpencil Banyuwangi
04 Oktober 2021
Politeknik Negeri Banyuwangi
Projek
- Judul:Penerapan Hidrovortex dan Internet Ovtings sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air dengan Memanfaatkan Aliran Sungai Head Rendah untuk Mendukung Pemerintah dalam Mewujudkan Listrik Masuk Desa Khususnya Desa Terpencil Banyuwangi
- Tanggal:04 Oktober 2021 - 28 November 2021
- Lokasi Sosial Projek:Jawa Timur, Kabupaten Banyuwangi, Songgon, Bangunsari.
Inovator
- Perguruan Tinggi:Politeknik Negeri Banyuwangi
- Ketua:Albert Gabriel Surbakti
- Angota#1:Carenza All Kharraz
- Angota#2:Rindi Novia Ananda
SDGs
Infrastruktur, Industri dan InovasiShare
Deskripsi
Inovasi Social Project
Desa Bangunsari yang merupakan salah satu desa terpencil penghasil kebutuhan sayur mayur di banyuwangi memiliki kebu- tuhan akan listrik yang belum terpenuhi oleh pemerintah terutama di jalan jalan kecil menuju desa maupun perumahan warga yang berada di ujung desa dan jalan menuju perkebunan warga yang masih minim penerangan jalan. Perancangan pembangkit listrik hydro vortex ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan konsep pembangkit listrik mikrohidro yang lain karena konsep hydro vortex ini dioperasikan pada daerah yang memiliki head yang rendah dan memanfaatkan 2 pusaran gravitasi air sehingga akan menimbulkan perbedaan tekanan air dengan bagian sumbu. Keunggulan lain dari konsep hydro vortex ini adalah tidak diperlukannya aliran air yang terlalu besar karena aliran air dari sungai diarahkan menuju pusaran vortex dimana di dalam pusaran vortex tersebut aliran air yang kecil akan bertambah kecepatan dengan sendirinya, sehingga konsep ini bisa dimanfaatkan hampir di semua tipe sungai. Pada inovasi ini juga ditambahkan teknologi pendeteksi IOS (internet of things) arus dan voltage yang bisa di akses melalui internet untuk faktor keselamatan jika ada over voltage dari project yang di buat. Masyarakat Desa Bangunsari yang menggantungkan mata pencahariannya di sektor perkebunan, pertanian dan pariwisata air ini mengeluhkan kurangnya pencahayaan di jalan-jalan desa terutama pada saat malam hari, hal ini tentunya akan mengurangi produktifitas masyarakat sekitar sehingga perlu adanya pengembangan teknologi yang dapat membangkitkan produkti- vitas masyarakat terutama pada saat malam hari. Kepala Desa setempat juga mengatakan bahwa seharusnya sumber daya alam yang di sekitar desa bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber energi alternatif. Kekurangan ini sebenarnya bisa diatasi dengan menggunakan teknologi yang sedang berkembang saat ini, dengan memanfaatkan aliran sungai yang mengalir di area sekitar perkebunan maupun sekitar pemukiman warga. Aliran sungai di dusun Sumberejo 3 memiliki keunggulan yaitu tidak pernah mengalami kekeringan meskipun musim kema- rau, sehingga pembangkit listrik tenaga air skala mikro merupakan salah satu pilihan terbaik untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan aliran sungai yang mengalir terus menerus. Melimpahnya sumber daya alam sungai di sekitar perkebunan dan pemukiman yang berada di Desa Bangunsari kecamatan Song- gon ini menjadikan pembangunan pembangkit listrik tenaga mikrohidro menjadi pilihan, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan daya listrik di Desa Bangunsari terutama di jalan penerangan desa.
Kegiatan innovillage dapat ditonton di sini.