Loading...

Kelompok Belajar Komunitas Kolok Bengkala Mandiri (KKBM): Articulate Storyline sebagai Media Pembelajaran Interaktif Aksara Bali dan Bahasa Inggris di Sekolah Inklusi SD Negeri 2 Bengkala

04 Oktober 2021
Universitas Pendidikan Ganesha

Projek

  • Judul:Kelompok Belajar Komunitas Kolok Bengkala Mandiri (KKBM): Articulate Storyline sebagai Media Pembelajaran Interaktif Aksara Bali dan Bahasa Inggris di Sekolah Inklusi SD Negeri 2 Bengkala
  • Tanggal:04 Oktober 2021 - 28 November 2021
  • Lokasi Sosial Projek:Bali, Kabupaten Buleleng, Kubutambahan, Bengkala.

Inovator

  • Perguruan Tinggi:Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ketua:Putu Suwidnyana
  • Angota#1:Putu Bagus Suryawan Arijaya
  • Angota#2:Pande Agus Putu Dharma Putra

SDGs

Pendidikan Bermutu

Share

Deskripsi

Kami dari Tim 97. KKBM Bengkala mengucapkan terima kasih kami sebesar-besarnya telah mempercayakan kami untuk terpilih sebagai top 120 Innovillage 2021. Selama kami melakukan social project dengan segala keterbatasan kami dengan segala permasalhan dilapangan. Kami tetap optimal dan konsisten untuk mmeberikan dampak positif bagi desa istimewa di Bali bahkan salah satu desa unik di dunia dengan hampir 2 % atau 48 orang populasi masyarakatnya lahir dengan keadaan tuli bisu. Pesan kami semoga kegiatan social project Innovillage tetap terlaksana kedepannya dengan terus menggali ide kreatif mahasiswa dalam menganggapi isu dan kondisi daerah di Indonesia terkhususnya 3T (Terpencil, Terdalam, Tertinggal). Kesan selama kami melakukan implementasi sangatlah luar biasa segala pengalaman yang didapat sangat bermanfaat untuk melatih soft skill dan hard skill kami. Semua kerja keras, pengabdian, dan kendala yang dialami selama implementasi 3 periode ini kurang lebih 1.5 bulan kami dilapangan terbayarkan denagn suksesnya implementasi kami. Suka duka telah kami lalui seperti keterbatasan komunikasi dengan mereka sehingga mau tidak mau kami harus belajar memahami mereka dengan mengajar mereka secara TOT (Teaching of Touching), Tim kami berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan di desa Bengkala dengan mengajar anak-anak inklusi khususnya tuli bisu atau di Bali di sebut Kolok. kami berfokus pada 2 aspek yaitu penguasaan bahasa isyarat, penguasaan aksara Bali, dan penguasaan kosa kata bahasa Inggris.  Keberhasilan implementasi kami adalah anak-anak tuli bisu di Sekolah Inklusi sudah mulai bisa berbicara walaupun hanya satu kata yang membuat kami semakin yakin dengan menrapkan media pembelajaran ini dapat membantu mereka belajar dengan baik. 

Pendidikan adalah hak semua orang dengan segala kondisi dan keadaan mereka

Lebih Baik Memberi daripada Menerima

Dharmaning Sajjana Umerdhayaken Widyaguna (Kewajiban orang bijaksana adalah mengembangkan ilmu pengetahuan dan pekerti)

Tonton video dokumentasi di sini.
Top