Top Innovilage 2022 Bootcamp START STRONG FINISH STRONGER
Bandung, 13 November 2022 – Pada hari Minggu telah dilaksanakan BOOTCAMP TOP 150 Innovillage 2022 ketiga pukul 10.00 – 12.00 WIB dilaksanakan secara virtual melalui Zoom. Setelah dilakukan pengimplementasian tahap 2 akan dilanjutkan dengan kunjungan secara random ke daerah social project. Workshop kali ini bersama Andy F Noya CEO & Founder BenihBaik.com, Chairman Kick Andy Foundation dengan tema Start Strong Finish Stronger.
Andy F Noya menyampaikan bahwa “Project Innovillage yang sedang dijalankan ini adalah sesuatu yang bermakna untuk mencapai kesuksesan, Telkom University memberikan jalan untuk tujuan yang luar biasa, harus bangga dan bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan jalan menuju hidup yang berarti. Kita harus mencari permasalahan dari akarnya untuk dapat menyelesaikan permasalahan dengan tuntas. Teman-teman harus langsung terjun kelapangan untuk bisa mengetahui permasalahan yang sedang terjadi, karena permasalahan itu tidak bisa diterawang. Dengan adanya program ini anak muda di Indonesia dapat kembali ke desa untuk berkontribusi langsung. Peserta sudah menjadi Wirausahawan social (Sociopreneurship) dengan membantu masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan atau menambah penghasilan dengan memperdayakan masyarakat misalnya memberikan pelatihan khusus. Contohnya Aruna alumni Telkom University mengembangkan aplikasi nelayan yang memberikan social impact yang berguna masyarakat, serta dapat mendapatkan investasi yang besar untuk mengembangkan aplikasi tersebut.”
Apabila menghadapai kesulitan dalam pengimplementasian social project, hal tersebut bukanlah kendala. Tetapi menjadi sebuah tantangan yang terjadi disana. Seperti yang di sampaikan Andy F Noya berdasarkan U Theory yang di dalamnya terdapat sensing journey. Sensing journey digunakan untuk menangkap permasalahan yang terjadi disana. Beliau memberikan contoh berdasarkan pengalamannya pribadi terkait masalah di suatu daerah yang mengalami permasalahan tidak memiliki jamban untuk buang air besar dan masyarakat yang tinggal disana buang air besar disungai.
Akibatnya terjadi pecemaran air sungai. Awalnya dari permasalahan ini, diduga faktor penyebabnya adalah masalah kurangnya ekonomi masyarakat setempat. Setelah ditelusuri lebih dalam mayoritas mata pencaharian masyarakat disana adalah petani salak. Namun pada saat itu hasil panen pertanian salak sedang dalam kondisi bagus. Ternyata faktor tidak adanya jamban di daerah tersebut bukan karena masyarakat tidak mampu membangun kamar mandi pribadi. Tetapi karena adanya kebiasaan masyarakat disana untuk berkomunikasi.
Jadi dibuatlah bilik-bilik untuk buang air besar di pinggir sungai dan setiap pagi masyarakat disana nongkrong sembari merokok, buang air besar, dan berbincang-bincang. Pada akhirnya permasalahan tersebut di selesaikan dengan pembangungan septic tank untuk pembuangan limbah sehingga tidak mencemari air sungai lagi. Dari cerita tersebut diidapatkan pelajaran bahwa tidak semua masalah sesuai dengan dugaan kita begitu pula penyeselesaian masalahnya. Tidak semua ide penyelesaian masalah yang menurut kita sudah tepat dapat di implementasikan pada permasalahan yang kita temui.
Individu yang menentukan kuliatas yang dimiiki seseorang, perbanyak pengalaman dan mempunyai project yang dilakukan untuk dimasukan kedalam portfolio, jangan menganggap rendah diri sendiri, kita harus mencari tantangan terbaru di dalam di kita.
“Hidup cuma sekali, jadi buatlah hidup kita berarti” - Andy F Noya
“Sekecil apapun pasti akan mendapatkan hal yang bermanfaat dari pertemuan kita kali ini. Pastinya ada beberapa hal yang menjadi tantangan saat dilapangan, berbeda dari hal yang dibayangkan sebelumnya. Perbedaan di dalam tim itu biasa serta dapat dikelola, harus ingat dengan visi awal untuk mengikuti program ini. Tetap semangat untuk mengerjakan project ini sampai akhir. Jika desa itu kuat maka bangsa ini juga akan kuat.” - Andy F Noya