SiNyaPolah: Inovasi Platform berbasis Website untuk Mendorong Digitalisasi dan Diversifikasi Anyaman Khas Rajapolah menjadi Produk Souvenir yang Ramah Lingkungan
Banyaknya industri anyaman skala rumahan di Kampung Kreatif Sukaruas, Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya tentu menimbulkan sisi positif dan negatifnya. Sisi positifnya adalah mampu mengangkat kearifan lokal dan ekosistem perekonomian yang dapat mensejahterakan warga sekitar. Terlepas dari semua itu, rivalitas dan fenomena banting membanting harga kerap terjadi dan menimbulkan problema di kalangan pengrajin anyaman Kampung Kreatif Sukaruas. Maraknya kasus penipuan oleh buyer yang tidak membayar uang terhadap barang yang telah para pengrajin kirim kepada mereka tentu menjadi masalah besar lainnya yang tidak boleh disepelekan begitu saja. Terlebih lagi, matinya pendapatan selama dua tahun pandemi menciptakan krisis ekonomi untuk para pengrajin anyaman dan warga sekitar di Desa Sukaraja. Melihat dan meninjau permasalahan tersebut, maka kami menawarkan SiNyaPolah sebagai inovasi marketplace berbasis website SiNyaPolah guna memulihkan keadaan ekonomi, meminimalisir persaingan internal, dan meningkatkan edukasi pengrajin terkait diversifikasi dan digitalisasi produk anyaman hasil tangan mereka.
Tim Sinyapolah melakukan Launching Website Sinyapolah yang dapat menjadi salah satu media promosi. Terdapat 3 fitur utama yang disediakan oleh website Sinyapolah. Ketiga fitur utama yang ada dalam website Sinyapolah yaitu Aosan, Kempel Riung dan Babaturan. Fitur yang disediakan sudah dapat digunakan oleh masyarakat Kampung Kreatif Sukaruas untuk menjadi media pemasaran secara digital. Selain itu, website Sinyapolah dapat memberikan beberapa informasi yang cukup bermanfaat khususnya bagi calon regenerasi pengrajin anyaman Kampung Kreatif Sukaruas. Untuk website Sinyapolah dapat diakses melalui link http://sinyapolah.com.
Terdapat beberapa dukungan yang diberikan oleh pihak eksternal kepada tim Sinyapolah untuk mengembangkan website marketplace Sinyapolah. Salah satunya dari Kampus Universitas Padjadjaran yang mendukung Tim Sinyapolah melalui publikasi di media sosial seperti Instagram, LinkedIn dan Website Unpad.
Untuk melihat video dokumentasi project klik disini.