Peningkatan Digital dan Inovasi Pemanfaatan Maggot sebagai Media Pengolahan Sampah Organik di Bank Tani Cemoro kandang
Bank Tani Al Barru adalah usaha yang beroperasi di Kelurahan Cemorokandang yang bergerak dibidang tanaman obat-obatan dan sayur organik. Tujuan dibuatnya usaha ini adalah agar masyarakat lebih mengenal dan menggunakan tanaman obat dan sayur sebagai penunjang kebutuhan pangan serta untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar Kelurahan Cemorokandang. Adapun produk yang dihasilkan Bank Tani Al Barru ini sangat beragam, mulai dari sayur organik seperti bayam brazil, sawi organik, lidah buaya, kelor, brokoli, bunga kol, dan masih banyak lagi. Sedangkan tanaman obat yang diproduksi seperti kunyit, bunga telang, bunga lawing, jahe, kencur, dan masih banyak lagi.
Adapun aktivitas yang dilakukan pada bank tani al barru ini meliputi penanaman, perawatan, pemanenan, serta pemasaran. Permasalahan yang dihadapi dari bank tani al barru ini adalah pengemasan sayuran, marketing, desain logo, dan juga penanganan sisa sampah organik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut Inovasi yang akan diciptakan dalam menanggulangi permasalahan bank tani al barru seperti pembuatan logo, pengemasan, pemasaran, dan pengembangan produk baru berupa Maggot untuk menangani sisa sampah organik. Maggot adalah pengurai sampah organik yang berasal dari lalat hitam (black soldier fly) yang bertelur kemudian menjadi larva, larva inilah yang dapat mengurai sampah secara alami.
Dalam menyusun digitalisasi kami membuat sistem informasi manajemen Bank Tani Al Barru berbasis mobile, serta memperbaiki desain produk yang semula hanya dengan produk sayur organik menjadi perpaduan antara sayur organik dan maggot. Untuk pengembangan produk baru, inovasi yang dilakukan adalah memberikan ide untuk menambah budi daya maggot agar mengurangi sisa sampah organik yang sudah tidak terpakai, terlepas dari itu budi daya maggot dapat menambah penghasilan tambahan dikarenakan selain untuk mengurai sisa sampah organik, maggot tersebut dapat diperjual belikan sebagai pakan ternak ikan, burung dan hewan unggas yang dapat menambah penghasilan.
Didalam survey yang sudah kami lakukan ada beberapa hal yang berbeda dari apa yang kami temukan di lapangan, khususnya untuk pembuatan aplikasi menjadi kendala tersendiri karena pihak pengelola dan masyarakat belum terbiasa menggunakan aplikasi, akan tetapi untuk faktor keberlanjutan kedepanya aplikasi berbasis mobile ini akan terealisasikan. Untuk menangani hal tersebut maka kami bernegoisasi dengan pengelola dan menemukan solusi pengganti aplikasi yaitu kolam ikan untuk menambah pengurai sampah organik selain dari maggot serta pengurai manggot alami, jika produck maggot yang dijual dipasaran dikembalikan/retur dan penambahan alat penunjang usaha yaitu microwave.
Dalam pengerjaan Implementasi Tahap 1 ada beberapa hal yang sudah team kami kerjakan diantaranya :
1. Meeting Team Bersama dosen pendamping dan anggota team.
2. Observasi dan konsultasi dengan pengelola Bank Tani Al Barru
3. Desain Website ke desainer website
4. Desain Mesin Pencacah sampah organik
5. Desain logo kemasan maggot dan sayur organik
6. Desain kolam ikan serta perlengkapan alat dan bahan
video implementasi awal : https://youtu.be/iiyS3wRnMBU
video implementaasi tengah : https://youtu.be/DmKeDWWnfag
video implementasi akhir : https://youtu.be/vSOIYoO2r6Y