ExTrash Platform Penukaran Sampah Untuk Membantu Masyarakat Dalam Pengelolaan Manajemen Sampah Sebagai Bentuk Partisipasi Dalam Program Indonesia Bebas Sampah
Ada beberapa permasalahan umum yang membuat beberapa warga kelurahan Gending tidak dapat mengolah sampahnya secara optimal. Kurangnya informasi mengenai tempat penukaran sampah, masih banyak warga yang merasa tidak nyaman jika mengumpulkan sampah dalam jumlah banyak, banyak warga juga yang mengeluhkan hasil yang tidak sebanding dengan usaha dalam mengumpulkan sampah, serta tempat penukaran sampah yang cukup jauh dari beberapa rumah warga mengurungkan niat warga untuk menukarkan sampahnya, serta kurangnya sosialisasi ke Masyarakat terkait pemanfaatan sampah. Hal ini yang mebuat Kecenderungan masyarakat saat ini tidak begitu peduli dengan sampah, karena mereka menganggap bahwa sampah merupakan sesuatu yang tidak berguna dan tidak memiliki nilai. Beberapa permasalahan tersebut yang menjadikan warga kelurahan Gending kurang memanfaatkan Bank Sampah yang dimiliki di kelurahannya.
Oleh sebab itu, tim penulis menawarkan rencana aplikasi yang bertujuan untuk membantu mempermudah warga di kelurahan Gending untuk mengelolah sampahnya. Dengan fitur utama yang ditawarkan yaitu warga dapat menukarkan sampahnya di tempat terdekat serta dapat ditukarkan dengan poin. Poin yang diperoleh dapat ditukarkan dengan berbagai barang yang berguna. Diharapkan dengan adanya inovasi ini Kelurahan Gending dapat memiliki aplikasi atau sistem digital desa/lurah yang dapat dimanfaatkan untuk layanan pengolahan serta penukaran sampah. Dengan demikian, hasil kegiatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk turut serta mendorong jiwa kreatifitas dan inovasi masyarakat desa setempat dalam pemanfaatan pengolahan sampah menjadi lebih bernilai.
Setelah kegiatan program innovillage ini diharapkan komunitas extrash dapat tetap terus berjalan, sebagai bentuk mewujudkan Indonesia bebas sampah. Adapun beberapa tahap kedepannya yang akan dilakukan untuk beberapa minggu yaitu melakukan open recruitment lebih lanjut terkait komunitas extrash. Serta untuk beberapa minggu kedepan tim Extrash juga akan mulai melakukan launching dan sosialisasi aplikasi Extrash. Beberapa yang menjadi hambatan dari tim extrash untuk saat ini dikarenakan masih belum launching sesuai jadwal yang telah ditetapkan di awal yaitu dikarenakan adanya miss komunikasi antara tim extrash. Akan tetapi hambatan tersebut menjadi sebagai bentuk pembelajaran dari tim Extrash untuk lebih berkembang kedepannya.
Sebelumnya kami mengucapkan banyak terimakasih kepada penyelenggara kegiatan PT. Telkom Indonesia serta Telkom University sebagai host kampus, yang telah memberikan kepercayaan kepada tim Extrash. Sebagai salah satu usaha kami sebagai mahasiswa untuk mengurangi dampak lingkungan yang akan ditimbulkan oleh sampah. Serta juga telah memberikan kepada kami berbagai macam dukungan baik itu berupa pendanaan serta ilmu yang sangat bermanfaat dari berbagai narasumber terpercaya. Kesan tim extrash, ikut serta dalam berbagai lomba itu adalah tantangan untuk kita menjadi seseorang yang kompetitor. Menang kalah bukan tujuan, tapi berusaha memberikan yang terbaik dari diri kita.
Pesan dari tim extrash semoga lebih banyak lagi mahasiswa yang ikut serta dalam program yang sangat bermanfaat ini untuk membantu mewujudkan Indonesia maju. Serta semoga pihak-pihak yang telah menyelenggarakan serta pihak yang mendukung tim extrash bisa lebih berjaya dan sukses selalu untuk kedepannya.
Video implementasi project klik disini.