Loading...

Web Edutainment Sebagai Media Pembelajaran Di Desa Kuta Tualah Di Saat Pandemi

28 Oktober 2020
Telkom University

Projek

  • Judul:Web Edutainment Sebagai Media Pembelajaran Di Desa Kuta Tualah Di Saat Pandemi
  • Tanggal:28 Oktober 2020 - 06 Desember 2020
  • Lokasi Sosial Projek:Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Namo Rambe, Kuta Tualah.

Inovator

  • Perguruan Tinggi:Telkom University
  • Ketua:Petter Andersen T.T
  • Angota#1:Rory Arya Permana
  • Angota#2:Nauval Zaki Ishomi

SDGs

Pendidikan Bermutu Infrastruktur, Industri dan Inovasi

Share

Deskripsi

Edutainment merupakan sebuah metode atau model pembelajaran yang digunakan dalam pendidikan yang dipadukan atau dikombinasikan dengan hiburan sehingga anak/peserta didik tidak merasa jenuh maupun bosan dalam mempelajari apa yang diajarkan oleh guru/pengajar. Dengan adanya edutainment juga dapat membuat proses pembelajaran menjadi menyenangkan dan bisa meningkatkan minat anak/peserta didik.

Munculnya konsep Edutainment, yang mengupayakan proses pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan, telah membuat suatu asumsi bahwa: pertama, perasaan positif (senang/gembira) akan mempercepat pembelajaran, kedua, jika seorang mampu menggunakan potensi nalar dan emosi secara jitu, maka ia akan membuat loncatan prestasi belajar yang tidak terduga sebelumnya, ketiga, bila setiap pembelajar dapat dimotivasi secara tepat dan diajar dengan cara yang benar, cara yang menghargai gaya belajar dan modalitas mereka, mereka semua akan dapat mencapai hasil belajar yang optimal1. Dari sekian banyaknya keuntungan yang dapat diperoleh dari bermain, maka pembelajaran edutainment perlu digunakan sebagai metode pembelajaran. Pelajaran dikemas dalam suasana hiburan dan bereksperimen sehingga proses belajar tidak lagi membosankan, tetapi justru merupakan arena hiburan yang edukatif dan menyenangkan bagi peserta didik. Dengan metode pembelajaran edutainment ini diharapkan peserta didik mampu memahami konsep pembelajaran.

Didesa Kuta Tualah Sendiri banyak warganya petani, umkm dan juga industri pabrik. Desa Kuta Tualah memiliki jumlah penduduk sekitaran 5000 warga. Desa kuta tualah memiliki 3 tingkat perekonomian masyarakat yang dimana masyarakatnya ada yang tinggal di perumahan ada yang dekat sawah dan ada yang dekat dengan industri.

Untuk Desa Kuta Tualah minim dengan Pendidikan dikarenakan perekonomian yang terdampak Covid-19, banyak warga yang mengeluh karena Pendidikan yang daring ini tidak sesuai dengan yang diharapkan, dan juga anak siswa/i yang kesulitan mengakses pembelajaran dikarenakan kurangnya pemahaman mengenai teknologi digital dan juga siswa yang tidak mempunyai kuota internet, dengan adanya penambahan fasilitas Wi-Fi gratis yang memungkinkan anak siswa/i bisa belajar online.

Karena permasalahan ini, kami dari tim WeDu yang beranggotakan Petter Andersen T.T, Rory Arya Permana, Nauval Zaki Ishomi yang dibimbing oleh Pak Dadan Nur Ramadan, S.Pd., MT. mencoba untuk menemukan solusi yang dapat di terapkan didesa Kuta Tualah untuk mengatasi permasalahan minimnya Pendidikan.

Proses pembuatan hingga pemasangan ini memakan waktu hingga 5 minggu. Pada minggu pertama, kami melakukan survei ke lokasi desa sasar. Kehadiran kami disambut dengan baik oleh perangkat desa dan masyarakat setempat. Pada survei kali ini, kami menetapkan lokasi pemasangan Wi-Fi.

Pada minggu kedua dan ketiga, kami para tim membagi tugas untuk melakukan perakitan alat dan membuat website Edutainment, dimulai dari pembuatan Instalasi Wi-Fi dan penambahan mikrotik agar memantau Wi-Fi tidak disalah gunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab

Pada minggu keempat, kami melakukan pembuatan Web Edutainment yang bertujuan untuk siswa/I bisa belajar online dengan nyaman, di web yang kami buat telah kami tambahkan video edukasi yang menyenangkan dan bisa menambah wawasan.


Dan minggu akhir kami melakukan sosialisai terhadap warga setempat supaya bisa mengakses Web Edutainment dengan fasilitas Wi-Fi gratis yang berlokasikan di Masjid Aisyah Taman Putri Deli Desa Kuta Tualah.

Proses implementasi berjalan dengan lanjar tanpa ada gangguan sedikit pun dan banyak hal yang didapatkan dari kami selaku team sendiri yaitu mendapatkan relasi dari berbagai pihak warga dan mendapatkan teman  tambahan yang memantau Wi-FI dan Web Edutainment sendiri, mungkin project yang kami buat sederhana tapi untuk kebermanfaatnnya bisa dirasakan oleh siswa/I Desa Kuta Tualah, banyak canda tawa yang kami dapatkan dari warga setempat dan banyak kesedihan yang kami dapatkan dari desa Kuta Tualah yang minimnya dengan Pendidikan di pandemi ini ☹,mungkin cuma ini yang bisa kami narasiskan, kami selaku Team Wedu menggucapakan Terimakasih Sebesar-besarnya kepada Team INNOVILLAGE yang telah membuat project, karna banyak hal yang tidak dapat kami peroleh diperkuliahan tetapi kami mendapatkan penggalamanan di desa kami sendiri berkat INNOVILLAGE.


Jangan sampai terlewat tonton video dokumentasinya

Top