Warkop Desa ( Warung Komunikasi dan Publikasi Desa )
28 Oktober 2020
Telkom University
Projek
- Judul:Warkop Desa ( Warung Komunikasi dan Publikasi Desa )
- Tanggal:28 Oktober 2020 - 06 Desember 2020
- Lokasi Sosial Projek:Sulawesi Tenggara, Kabupaten Muna Barat, Kusambi, Sida Mangura.
Inovator
- Perguruan Tinggi:Telkom University
- Ketua:Moh. Rizky Ramadhan
- Angota#1:Syadza Adilah Malsuf
- Angota#2:Elang Rimbawan
SDGs
Pendidikan Bermutu Infrastruktur, Industri dan InovasiShare
Deskripsi
Berawal dari keresahan dan kepedulian salah seorang anggota tim kami terhadap kondisi ekonomi Indonesia yang semakin menurun akibat pandemi maka terciptalah sebuah aksi nyata dari ide untuk mengatasi masalah ekonomi yang ada di desa. Kami berfikir bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya tetapi kekayaan tersebut lebih banyak terpendam dan belum tersebar luaskan sehingga belum maksimal. Kami mencoba riset ke salah satu desa yang berada di sekitar salah satu anggota tim kami, yaitu Desa Sidamangura. Hasil riset kami menunjukkan bahwa, Desa sidamangura mempunyai kapasitas penghasilan produk dalam sektor pertaniannya berkisar 340 ton/tahun ,perkebunan 300 ton/tahun dan dalam sektor peternakan 5030ekor / tahun. selama ini untuk pemakaian secara lokal sudah sangat mencukupi bahka meninjau kembali bahwa kapasitas penghasilan produk desa sudah bisa di kategorikan mencukupi tingkat nasional serta kurangnya masyarakat yang teredukasi literasi digital. Hasil riset tersebut semakin mendorong kami dalam menginisiasi untuk memperluas pasar pada komoditas yang ada di Desa Sidamangura melalui website Warkop Desa (Warung Komunikasi dan Publikasi Desa) yang nantinya akan dikelola sebagai jembatan para komoditas untuk memperluas pasar di luar Desa Sidamangura itu sendiri. Kami sadar, ide yang kami miliki tidak bisa kami realisasikan sendiri karena tentunya kami membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk membiayai inovasi kami ini. Hingga akhirnya kamipun menemukan solusi yaitu mendaftarkan projek sosial yang kami miliki ini melalui “Innovillage 2020”. Kami mulai mempersiapkan segala sesuatu yang kami butuhkan untuk mendaftarkan projek sosial kami ini.
Antusias masyarakat dan tokoh masyarakat desa tersebut semakin membuat kami semangat untuk merealisasikan projek ini. Mereka tidak hanya antusias namun memiliki peran yang penting dalam keberhasilan projek sosial kami ini. Masyarakat Desa Sidamangura memiliki keinginan yang besar untuk belajar dan menerima hal baru. Kami mulai memperkenalkan tujuan dan manfaat WARKOP DESA pertama kali kepada BUMDES dan kepala Desa Sidamangura. Setelah itu barulah kami memperkenalkan kepada kelompok tani dan masyarakat lainnya. Kami menjelaskan bahwa dengan WARKOP DESA, masalah utama desa sidamangura yang terkendala dalam hal pemasaran dan pendistribusian hasil ternak dan tani ke pembeli bisa teratasi dan ekonomi masyarakat dapat semakin meningkat.
Permasalahan utama masyarakat Desa Sidamangura adalah kurangnya pengetahuan warga desa mengenai teknologi, hal ini juga dipengaruhi karena masih kurangnya akses akan teknologi dan informasi di desa tersebut. Sehingga, warga desa perlu penjelasan dan waktu yang lebih intens agar mampu memahami WARKOP DESA. Selain itu, warga desa juga belum memiliki fasilitas yang dapat menunjang mereka dalam menggunakan website sehingga solusi dari kami yaitu warga desa cukup mengunjungi admin desa yang telah kami latih dan amanahkan untuk menjadi pusat admin website WARKOP DESA. Sehingga, memudahkan warga desa dalam penggunaan website ini.
Dengan adanya WARKOP DESA, kami berharap ekonomi desa sidamangura dapat terbantu dan warga desa dapat meningkatkan taraf kehidupannya. Kami juga berharap, WARKOP DESA tidak berhenti di desa sidamangura saja, akan tetapi juga dapat dikembangkan ke daerah-daerah lain yang membutuhkan sehingga potensi-potensi desa di Indonesia dapat diketahui oleh dalam hingga luar negeri.
Kegiatan ini kami lakukan sekitar satu bulan lamanya, hingga pada akhirnya pada tanggal 2 Desember 2020 kami melakukan sosialisasi ke perangkat bumdes, kepala desa, kelompok tani hingga ke masyarakat desa sekaligus peresmian website WARKOP DESA sebagai milik desa sidamangura. Setelah peresmian dan tahap akhir implementasi, kami melakukan pengambilan feedback respon dengan cara melakukan wawancara. Hasil pengambilan respon dari beberapa elemen masyarakat , Mengucapkan banyak terimakasih karena merasa sangat terbantu dan bersyukur menjadikan Desa Sidamangura sebagai salah satu desa terpilih dalam pengimplementasian program innovillage ini. Mereka juga berharap kebermanfaatan warkop desa dan program – program innovillage lainnya bisa terus berlanjut.
Pengalaman menjadi bagian dari program innovillage ini, kami merasa sangat bersyukur namun, disisi lain kami juga merasa takut. Kami bersyukur karena kami diberi kesempatan oleh innovillage untuk mewujudkan inovasi kami dalam aksi nyata. Tetapi,kami juga merasa takut karena kami khawatir tidak dapat merealisasikan inovasi kami sesuai dengan apa yang kami ataupun innovillage harapkan. Namun, akhirnya WARKOP DESA dapat terealisasi dan diresmikan serta mendapat respon yang sangat positif dari berbagai pihak. Kami berharap inovasi-inovasi untuk meningkatkan potensi desa Indonesia tidak berhenti sampai disini. Semoga akan selalu ada inovasi-inovasi yang lebih baik kedepannya. Kami juga sangat berterima kasih kepada Ibu Bandiyah selaku pembimbing kami yang senantiasa sabar dalam membimbing kami untuk menjalankan projek ini.
Kegiatan innovillage tonton disini.