Solusi Inovatif untuk Meningkatkan Efisiensi Pembenihan Tanaman
01 November 2024
Universitas Telkom
Projek
- Judul:Solusi Inovatif untuk Meningkatkan Efisiensi Pembenihan Tanaman
- Tanggal:01 November 2024 - 01 Februari 2025
- Lokasi Sosial Projek:JAWA BARAT, BANDUNG BARAT, LEMBANG, CIKIDANG.
Inovator
- Perguruan Tinggi:Universitas Telkom
- Ketua:Abraham Phelia Partogi
- Angota#1:Abraham Phelia Partogi, Wahyu Aji Baskoro Jati, Septian
SDGs
Menghapus Kemiskinan Mengakhiri Kelaparan Konsumsi dan Produksi yang BertanggungjawabShare
Deskripsi
MAYORITAS penduduk Desa Cikidang, Kabupaten Bandung Barat, bergantung pada pertanian sebagai sumber penghidupan. Namun, sebagian besar proses pembenihan tanaman masih dilakukan secara manual, yang memakan waktu dan tenaga kerja. Untuk mengatasi masalah ini, Tim Telkom University memperkenalkan solusi inovatif melalui pengembangan Smart Seeding, sebuah alat semi-otomatis yang dapat meningkatkan efisiensi penanaman bibit hingga 60%. Inovasi ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual, tetapi juga membuka jalan bagi petani untuk mengadopsi teknologi dalam pertanian. Proses pengembangan alat ini dimulai dengan koordinasi antara tim mahasiswa, dosen pendamping, dan masyarakat Desa Cikidang untuk memastikan desain alat sesuai dengan kebutuhan lokal. Setelah menyelesaikan riset dan pengadaan bahan, tim mulai merakit alat yang menggunakan teknologi pompa vakum dan mikrokontroler Arduino Mega untuk menanam benih secara otomatis. Prototipe Smart Seeding terbukti mampu menanam benih dengan akurasi yang lebih tinggi daripada metode manual, menghemat waktu dan tenaga kerja petani secara signifikan. Dengan menggunakan teknologi semi-otomatis, Smart Seeding bekerja lebih cepat dan efisien dibandingkan metode manual. Sebelumnya, proses pembenihan memakan waktu sekitar lima jam per hari. Dengan alat ini, waktu yang diperlukan berkurang menjadi hanya dua jam, menghemat lebih dari 50% waktu dan tenaga. Selain itu, petani di Desa Cikidang kini dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka dengan hasil pembenihan yang lebih banyak dan lebih berkualitas. Proyek ini juga memiliki dampak sosial yang positif. Selain menghemat waktu, Smart Seeding membuka peluang bagi petani untuk memahami dan menggunakan teknologi digital dalam pertanian, yang semakin diperlukan di era modern. Pelatihan dan pendampingan yang diberikan kepada petani membantu mereka menguasai cara operasional dan pemeliharaan alat, serta memperkenalkan mereka pada dunia teknologi pertanian yang lebih luas. Ke depannya, dengan pemeliharaan yang tepat, alat ini dapat bertahan lebih dari lima tahun, memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi petani. Smart Seeding juga menawarkan solusi yang lebih ekonomis dibandingkan dengan alat pembenihan impor yang biasanya mahal dan sulit diakses oleh petani lokal. Dengan biaya yang lebih terjangkau dan bahan-bahan yang tersedia secara lokal, alat ini memberikan peluang bagi petani kecil dan menengah untuk meningkatkan efisiensi dan hasil pertanian mereka. Tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi petani, proyek ini juga membuka peluang bisnis di sektor agritech dan meningkatkan ketahanan pangan. Dengan potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian, Smart Seeding memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut, termasuk pengembangan sistem mekanik dan perluasan distribusi ke daerah lain. Pengembangan lebih lanjut, seperti penambahan kapasitas hisap dan sistem tray bergerak untuk produksi massal, akan menjadikan alat ini solusi yang semakin efisien dan terjangkau.