Loading...

Smart Integration Farming: Solusi Pintar Optimalisasi Pertanian Integrasi Penyiraman dan Pemupukan Otomatis Berbasis IoT untuk Meningkatkam Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat

04 Oktober 2021
Telkom University

Projek

  • Judul:Smart Integration Farming: Solusi Pintar Optimalisasi Pertanian Integrasi Penyiraman dan Pemupukan Otomatis Berbasis IoT untuk Meningkatkam Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat
  • Tanggal:04 Oktober 2021 - 28 November 2021
  • Lokasi Sosial Projek:Jawa Barat, Kabupaten Bandung, Cimenyan, Cikadut.

Inovator

  • Perguruan Tinggi:Telkom University
  • Ketua:Devina Dianra Putri
  • Angota#1:Anissa Safitri
  • Angota#2:Rizky Naufal Alghifari

SDGs

Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan Infrastruktur, Industri dan Inovasi

Share

Deskripsi

Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, salah satu kampung yang menjadi objek penerapan inovasi adalah Kampung Merak Dampit, memiliki akses jalan menanjak dan cukup sulit untuk dilewati. Mata pencaharian penduduk desa sebagian besar berada pada sektor pertanian, sekiranya ada lebih 200 – 700 buruh tani dan sedangkan luas pertanian yang kurang lebih 60 Ha dengan memiliki lahan pertanian yang cukup subur, rata- rata memiliki pH 5 – 7 yang ditanami dengan komoditas tanaman sayuran, seperti:kentang, kol, terong, cabai,tomat, dll.

Pada saat musim kemarau kelompok tani Kampung Merak Dampit Desa Cimenyan mengalami kesulitan air irigasi untuk penyiraman kebun, sehingga para petani harus menempuh jarak antara 4 s.d 7 km yang menyebabkan petani bercocok tanam namun hasil tidak maksimal 

Berdasarkan data yang diperoleh kami, memang penduduknya banyak yang menganggur. Desa Cimenyan memiliki banyak ribuan keluarga miskin dengan akumulasi melebihi 30% dari keseluruhan penduduknya. Hampir setiap musim kemarau sering mengalami permasalahan dan belum memiliki alternatif solusi untuk mengefektifkan pengaturan air irigasi dan alat pengaturan pupuk. Pada proposal ini diusulkan solusi berupa alat penyiraman dan alat pemupukan otomatis berbasis IoT, yang berjudul “Smart Integration Farming: Solusi Pintar Optimalisasi Pertanian Integrasi Penyiraman dan Pemupukan Otomatis berbasis IoT yang berdampak untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penerapan alat inovasi ini untuk membantu masyarakat petani Kampung Merak Dampit Desa Cimenyan agar bisa mengelola penggunaan air irigasi dan pupuk secara efektif, khususnya pada masa kemarau

Proses Implementasi

Progres yang kami lakukan di periode pertama yaitu melakukan kordinasi bersama tim dimana 2 anggota melakukan survey lapangan terlebih dahulu. Setelah dilakukannya survey ditemukan berbagai masalah yang terjadi pada pengelolaan limbah kayu, masalah tersebut melingkupi bangkai kapal, kayu sisa pembuatan kapal, kayu sisa pembuatan furniture, dan limbah kayu yang dibuang sembarangan. Permasalahan tersebut diakibatkan karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan kayu. Kordinasi awal dosen pendamping membicarakan tentang masalah yang terjadi di lapangan, untuk itu kami berdiskusi mengenai rencana penyusunan user requirement untuk website Woodwaste mengenai item wawancara dan penentuan stakeholders. Kami juga berdiskusi mengenai rencana pembuatan mockup (prototype platform) Woodwaste. Terakhir, kami berdiskusi dan memberitahukan pihak ke 3 yang terlibat sebagai programmer pembuat Website Woodwaste.

Progres yang kami lakukan di periode kedua yaitu pertama, melakukan survey lapangan sekaligus meminta izin bekerjasama dengan pihak lainnya, survey tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan kayu agar bisa dimanfaatkan di bidang ekonomi. Kedua, melakukan rancangan pembuatan mockup agar efektif dalam pemanfaatan limbah industry kayu. Kordinasi dengan dosen pendamping yaitu membahas mengenai pembuatan mockup dan prototype untuk website

Woodwaste, revisi mock up sekaligus diskusi dengan programmer untuk rancangan website Woodwaste yang lebih baik lagi. Progres yang kami lakukan di periode ketiga yaitu melakukan diskusi awal dalam merencanakan sosialisasi peresmian website Woodwaste, kami berencana untuk mengadakan pelatihan kerajinan kayu yang mana kayu yang digunakan merupakan limbah kayu dengan tujuan optimalisasi limbah kayu menjadi hal yang bermanfaat, salah satunya cinderamata ataupun gantungan kayu yang bisa meningkatkan ekonomi. Selanjutanya kami bertemu dengan programmer untuk menanyakan perkembangan pembuatan website sekaligus melihat kembali apabila ada kekurangan ataupun kesalahan di dalam website. Kami juga melakukan diskusi lanjutan mengenai kegiatan sosialisasi peresmian website, dimana kami menentukan pembicara sekaligus mentor kerajinan kayu, kami juga mendata orang yang akan mengikuti kegiatan sosialisasi peresmian website Woodwaste.

Sebelum melakukan kegiatan sosialisasi peresmian website Woodwaste kami melakukan bimbingan dengan dosen pendamping, dosen memberikan arahan untuk membuat flow chart dan use casediagram sebagai penunjang penyempurna dalam membuat website. Memasukan data dari setiap stakeholders sampai lengkap, mengkonfirmasi kepada user perihal kesesuaian kebutuhan user, memperbaiki website sesuai dengan masukan user, melakukan finalisasi website Woodwaste, melakukan sosialisasi kepada user, dan yang terakhir memonitoring pemakaian website Woodwaste.

Kami mempunyai rencana untuk membuat sosialisasi website Woodwaste kepada masyarakat dengan bantuan salah satu organisasi masyarakat yang ada di Desa Karangsong, setelah mendapatkan rancangan anggaran biaya ternyata dana yang dianggarkan melebihi kekuatan kami, mereka sudah melakukan DP tanpa persetujuan kami pada pembayaran kursi, sound system, dan snack yang jumlahnya tidak sedikit. Maka dari itu menerima pembatalan acara sosialisasi dengan organisasi masyarakat tersebut. Beruntungnya kami memiliki rencana lain yaitu membuat kerajinan kayu bersama yang dihadiri pengrajin kayu berpengalaman dengan tujuan mengapresiasi pihak pemanfaat limbah industri kayu.

Aktivitas terakhir yang kami lakukan yaitu mencari dan menentukan tempat yang akan digunakan saat diadakannya kegiatan sosialisasi peresmian website Woodwaste, membeli barang-barang yang kami perlukan, seperti memesan banner, memesan baju sekaligus topi, memesan makanan ataupun snack, dan terakhir tidak lupa kami juga mengundang mentor dan peserta pelatihan kerajinan kayu.

Jangan lupa di tonton ya video dokumentasinya

Top