Loading...

Pengembangan Strategi Penjualan Kain Cepuk Berbasis Website di Desa Tanglad untuk Mendukung SDGS pada Bidang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

04 Oktober 2021
STMIK Primakara

Projek

  • Judul:Pengembangan Strategi Penjualan Kain Cepuk Berbasis Website di Desa Tanglad untuk Mendukung SDGS pada Bidang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
  • Tanggal:04 Oktober 2021 - 28 November 2021
  • Lokasi Sosial Projek:Bali, Kabupaten Klungkung, Nusapenida, Tanglad.

Inovator

  • Perguruan Tinggi:STMIK Primakara
  • Ketua:Ni Komang Ayu Suarpurningsih
  • Angota#1:I Komang Juana Adi Putra
  • Angota#2:Gede Miasa

SDGs

Infrastruktur, Industri dan Inovasi

Share

Deskripsi

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya pada sektor manufaktur, tetapi juga terhadap sektor UMKM sejak April 2020. Salah satu upaya pemulihan ekonomi nasional yang dilakukan pemerintah di masa pandemi Covid-19 adalah mendorong sektor UMKM, yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional karena banyaknya pekerja yang terlibat langsung. Apalagi jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,19 juta, dengan komposisi Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sangat dominan yakni 64,13 juta (99,92%) dari keseluruhan sektor usaha. Kelompok ini pula yang merasakan imbas negatif dari pandemi Covid-19. Dalam situasi krisis ekonomi seperti ini, sektor UMKM sangat perlu perhatian khusus dari pemerintah karena merupakan penyumbang terbesar terhadap PDB dan dapat menjadi andalan dalam penyerapan tenaga kerja, mensubtitusi produksi barang konsumsi atau setengah jadi. Apalagi di tengah sentimen positif bahwa kondisi perekonomian tahun ini akan membaik membuat sektor UMKM harus bisa memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi saat ini untuk dapat pulih. UMKM yang juga terkena dampak yaitu pengrajin kain cepuk yang ada di Desa Tanglad Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung Bali. Penjualan kain sangat berkurang dikarenakan jumlah pengunjung para wisatawan tidak lagi sebanyak sebelum adanya pandemi Covid-19. Selain jumlah penjualan yang berkurang hal paling berdampak yaitu pengrajin harus mengurangi jumlah produksi kain cepuk dan mengakibatkan jumlah pengrajin.

Penjualan akan tetap berjalan jika ditanggulangi dengan bermaraknya teknologi yang dapat digunakan sebagai media penjualan kain cepuk ini secara online. Selain dengan social media yang diangkap menjadi salah satu alternatif untuk mempromosikan kain cepuk, pembuatan website juga menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan untuk mempromosikan kain cepuk lebih luas lagi. Setelah adanya ide inovasi social project yaitu berupa strategi penjualan yang berbasis website dan sosial media yang telah diimplementasikan ini sangat diharapkan membantu dan penjualan semakin meningkat.

Kesan :  

Sangat beryukur sekali mendapatkan kesempatan mengikuti program sosial projek Innovillge  2021 ini. Dimana kami sebagai mahasiswa/i yang menimpa illmu di perguruan tinggi memang  seharusnya bergerak membantu kemasyarakat atau ke desa dimana kita berasal atau kampung  halaman kita guna mengembangkan illmu pengetahuan yang kita dapatkan di bangku kuliah 

guna membantu masyarakat di desa. Dengan adanya program Innovillage ini kami sebagai  mahasiswa sangat bersyukur karena dapat di support mengembangkan ide kami membantu  masyarakat di desa Tanglad guna membantu pemasaran produk kerajinan Kain cepuk secara  digital karena pengrajin di desa ini kurang melek technology digital, selain itu kami  mendukung program digitalisasi yang di gagas oleh pemerintah. Dan program ini kami  tentunya tidak lepas dari dosen pembimbing guna melancarkan program yang kami jalankan.  Pada Program innovillga ini memberikan banyak pengalaman-pengalaman yang sangat berarti  yang tidak kami dapatkan di dalam kampus. Pengalaman pengalaman ini sangat berguna bagi  kami kedepannya dalam bermasyarakat, dan secara tidak langsung kami diajarkan untuk  melihat dan perduli dengan potensi potensi yang ada di desa kita sendiri.  

Pesan :  

Besar harapan kami ide sosial projek ini dapat berguna untuk pengrajin desa tanglad dan  masyarakat luas. Dan kami berharap projek kami ini dapat dikembangkan lagi dan berkembang  dan lebih bagus kedepannya dan mendapatkan hasil yang baik  

"Kamu tak butuh uang untuk membantu orang lain, kamu hanya membutuhkan hati untuk  

Kegiatan innovillage dapat ditonton di sini.

Top