Inovasi Mitigasi Tsunami dengan Teknologi Virtual Reality
01 November 2024
Universitas Negeri Padang
Projek
- Judul:Inovasi Mitigasi Tsunami dengan Teknologi Virtual Reality
- Tanggal:01 November 2024 - 01 Februari 2025
- Lokasi Sosial Projek:SUMATERA BARAT, PADANG, BUNGUS TELUK KABUNG, BUNGUS SELATAN.
Inovator
- Perguruan Tinggi:Universitas Negeri Padang
- Ketua:Jefri Nando
- Angota#1:Jefri Nando, Viery Armensyah
SDGs
Mengurangi Ketimpangan Menjaga Ekosistem LautShare
Deskripsi
BENCANA tsunami selalu menjadi ancaman serius bagi wilayah pesisir, salah satunya adalah Kelurahan Bungus Selatan di Kota Padang, Sumatera Barat. Wilayah ini memiliki potensi tinggi terhadap dampak bencana tsunami yang dapat merusak infrastruktur, menyebabkan korban jiwa, dan mengganggu kehidupan sosial-ekonomi masyarakat. Upaya mitigasi yang efektif sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko bencana tersebut. Solusi inovatif yang ditawarkan oleh tim VirtuWave adalah penerapan teknologi Virtual Reality (VR) untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap tsunami. VirtuWave adalah aplikasi berbasis VR yang dirancang untuk memberikan simulasi evakuasi bencana tsunami yang imersif dan interaktif. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat berlatih menghadapi bencana tanpa harus menunggu bencana nyata. Proses pengembangan aplikasi ini dimulai dengan pemetaan wilayah Bungus Selatan menggunakan data geospasial dan citra satelit untuk menggambarkan kondisi geografis daerah tersebut. Kemudian, data tersebut diolah menjadi model 3D yang realistis dengan perangkat lunak Blender dan Unity 3D, yang memungkinkan pengguna untuk merasakan pengalaman evakuasi dalam lingkungan virtual yang menyerupai kenyataan. Selain itu, aplikasi VirtuWave juga dilengkapi dengan fitur WebGIS yang menyediakan informasi jalur evakuasi dan tempat-tempat aman di daerah terdampak. Pengguna dapat memanfaatkan fitur ini untuk memahami lebih baik rencana evakuasi yang tersedia. Keunggulan utama VirtuWave adalah kemampuannya untuk menyimulasikan situasi bencana secara realistis, memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat di wilayah rawan tsunami. Proses implementasi aplikasi ini dimulai dengan kolaborasi antara tim VirtuWave, pemerintah daerah, BPBD Provinsi Sumatera Barat, BPBD Kota Padang, dan masyarakat setempat. Tim melakukan pengumpulan data lapangan untuk memastikan akurasi jalur evakuasi dan lokasi tempat evakuasi sementara, serta melakukan uji coba aplikasi di berbagai perangkat untuk memastikan fungsionalitas dan kenyamanan pengguna. Aplikasi ini diluncurkan dengan melibatkan Kelompok Siaga Bencana (KSB), perangkat kelurahan, dan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, yang memberikan respons positif terhadap aplikasi ini. Walaupun manfaat langsung dari aplikasi ini belum sepenuhnya terlihat setelah peluncuran, potensi jangka panjangnya sangat besar. VirtuWave tidak hanya menjadi alat bantu mitigasi bencana yang efektif, tetapi juga dapat digunakan sebagai media edukasi bagi masyarakat, sekolah, dan lembaga pemerintah untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam menghadapi bencana tsunami. Pengembangan lebih lanjut aplikasi ini akan terus dilakukan untuk menambah interaktivitas dan kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat. Bagi tim VirtuWave, program Innovillage 2024 menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi yang memberi dampak nyata. Kolaborasi dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, serta bimbingan dari para mentor, menjadikan proyek ini sebagai langkah konkret dalam upaya mitigasi bencana. Keberlanjutan aplikasi ini sangat bergantung pada pengembangan lebih lanjut, yang seiring waktu akan semakin relevan dengan tren teknologi dan kebutuhan masyarakat yang berkembang.