E-fiber Startup Berbasis Socioproject Digitalisasi Desa Kalikajar
28 Oktober 2020
Telkom University
Projek
- Judul:E-fiber Startup Berbasis Socioproject Digitalisasi Desa Kalikajar
- Tanggal:28 Oktober 2020 - 06 Desember 2020
- Lokasi Sosial Projek:Jawa Timur, Kota Malang, Sukun, Bandulan.
Inovator
- Perguruan Tinggi:Telkom University
- Ketua:Muflih Fattah H
- Angota#1:Lina Rahmita D
- Angota#2:Laveane Hariyanto
SDGs
Infrastruktur, Industri dan InovasiShare
Deskripsi
Inovasi Social Project
Desa Bandulan adalah desa yang terletak di Kecamatan Sukun Kabupaten Malang. Desa Bandulan memiliki dengan jumlah penduduk 6.582 orang dengan laki-laki sejumlah 2.995 orang dan perempuan sejumlah 3.587 orang. Luas wilayah Desa Bandulan yaitu ± 346 Ha dan terletak pada ± 585 m dari permukaan laut. Penduduk Desa Bandulan rata-rata bermata pencaharian Buruh Tani dan Petani disusul dengan Perajin, Pegawai Negeri, Peternak, dan Buruh Swasta.
Kami merasa tertarik untuk membantu proses pemasaran UKM Desa Bandulan menjadi Desa Wisata. Dibantu dengan adanya program dari Innovillage, kami memutuskan untuk membuat Website yang dapat menjadi salah satu gerbang utama pemasaran dari UKM kerajinan Desa Bandulan. Selain itu, Desa Bandulan merupakan kampung halaman dari salah satu anggota kelompok kami.
Proses Implementasi
Pertama kami melakukan diskusi dengan mas fikroh terkait konten dan hal apa saja yang dapat menjadi daya tarik dari pembuatan desa wisata kerajinan ini. Dari hasil diskusi tersebut diputuskan bahwa wisata kerajinan tersebut bernama Hamparan Rintik, nama ini di ambil dari produk yang ditawarkan yaitu berupa kerajinan batik yang menggunakan pewarna alami yang pastinya ramah lingkungan. Semakin berkembangnya digitilasi UMKM dirasa sangat dibutuhkan sekali sebuah platform pengembangan UMKM.
Berikutnya kami mulai merancang pembuatan dan design website yang akan kami tampilkan pada masyarakat Indonesia mengenai Desa wisata kerajinan yang ramah lingkungan. Selain itu kami juga menambahkan pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan masyarakat khususnya pengerajin di Desa Bandulan ini. Kami memberikan konten yang dapat menarik minat masyarakat seperti foto dan video, agar masyarakat dapat melihat secara garis besar bagaimana keunikan dan keragaman kerajinan yang dimiliki.
Dan yang terakhir kegiatan seminar marketing dan pengenalan website kepada masyarakat diselenggarakan secara bergantian menjadi beberapa termin. Hal tersebut karena pada saat itu angka penularan COVID-19 sedang meningkat dan juga daerah kami yaitu Desa Bandulan dan sekitarnya sedang berada pada Zona Merah sehingga setelah melakukan diskusi kami memutuskan untuk menyelenggarakan acara tersebut dengan pembatasan orang untuk menghindari resiko yang dapat merugikan kedua belah pihak.
Tonton video dokumentasi disini.