Loading...

Suistanability Coffee in Cinanggela Village, People, Planet, Proft

28 Oktober 2020
Telkom University

Projek

  • Judul:Suistanability Coffee in Cinanggela Village, People, Planet, Proft
  • Tanggal:28 Oktober 2020 - 06 Desember 2020
  • Lokasi Sosial Projek:Jawa Barat, Kabupaten Bandung, Pacet, Cinanggela.

Inovator

  • Perguruan Tinggi:Telkom University
  • Ketua:Aulia Rahman
  • Angota#1:Hussain

SDGs

Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Infrastruktur, Industri dan Inovasi

Share

Deskripsi

Sekilas Tentang Team

Team ini diberi nama Widjie Coffee For Conservation (WCFC) yang dalam program Innovillage kali ini membuat sebuah program yang berjudul “Suistanabilty Coffee In Cinanggela Village, People, Planet, Profit” Dalam bidang lingkungan, kami bekerjasama dengan masyarakat di DAS sungai Citarum dan Telkom University untuk bersama – sama dalam penanaman pohon konservasi. Dimulai dari Hutan di sekitar Hulu sungai Citarum. Maksud dari kegiatan ini adalah mengembalikan kembali fungsi hutan di kawasan Hulu sebagaimana mestinya ditambah dengan menanam tumbuhan kopi dimana ada nilai ekonomis didalamnya yang dapat dimanfaatkan.

Dalam Sosial Masyarakat, kami bekerjasama dengan kelompok – kelompok masyarakat di DAS sungai Citarum. Bentuk kegiatan yang berkolaborasi dengan kelompok – kelompok masyarakat ini fokus dalam pemberdayaan & peningkatan potensi masyarakat sekitar DAS sungai Citarum dalam ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Widjie Coffe Diambil dari bahasa jawa yaitu wiji yang artinya benih atau biji, berarti juga dalam bahasa unisex yaitu Abadi atau Penyelamat, sesuai dengan mimpi kita menjadi penyelamat lingkungan dan berharap abadi sampai akhir dari dunia ini. Dengan slogan kita

”Intrepid spirit & humble coffee roasters on a mission to conserve nature and finding the best coffee possible”

Kenapa konservasi dan Perkebunan Kopi?

Pemanfaatan sumber daya alam hayati perlu dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan secara bijaksana, hal ini untuk menjamin agar persediaan sumber daya alam tidak habis dalam waktu singkat. Pemanfaatan dengan penuh tanggung jawab dan bijaksana itulah yang kita sebut dengan konservasi. Untuk mencapai sasaran produksi dan nilai nilai konservasi di dalamnya, perlu dilakukan penyuluhan dan pendampingan bagi petani kopi. Penyuluhan dan pendampingan merupakan proses pembelajaran bagi para petani kopi agar mereka mau dan mampu mengorganisasikan dirinya dalam mengakses teknologi, permodalan, sumberdaya dan harga pasar kopi sebagai upaya meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan dan kesejahteraannya serta meningkatkan kesadaran mereka dalam pengembangan perkebunan kopi rakyat berkelanjutan. 

Selain dari segi keilmuan perlu juga didukung dengan peralatan panen dan paska panen, dimana semua dioah di desa agar padat karya, mulai dari alat berkebun, green house untuk penjemuran, sampai alat roasting. Model yang dilakukan adalah pendampingan masyarakat, dimana penguatan sosial dan ekonomi akan dilakukan di sebuah pusat pembelajaran dan studi, ditempat ini akan di bangun green house dan dibuatkan sebuah marketplace khusus komoditi dimana team widjie akan menjadi penjamin fairtrade yang akan langsung mengubungkan petani dengan customer.

Implementasi

Hal yang pertama dilakukan oleh team adalah rapat internal untuk menentukan langkah langkah yang kongkrit agar dapat menjalankan program sesuai dengan tahap tahap yang akan direncanakan, berhubung team berada ditempat yang berbeda kami melakuan rapat via zoom Bersama dosen pendamping, dimana langkah pertama adalah penentuan tugas dari resource SDM yang ada ditambah dengan kolaborasi Bersama karang taruna desa setempat, rapat ini menghasilkan pembagian tugas dimana ketua team mencari alat alat yang akan dibeli berkoordinasi dengan petani dampingan sesuai dengan kebutuhan, dan anggota ke 2 dan ke 3 fokus pada pembuatan website dan content social media. Pada minggu ini pula telah dirancang website dengan domain https:///www.widjie.coffee dimana website ini akan menjadi marketplace komoditi kopi yang jika berhasil akan diterapkan didaerah lain, sehingga kopi Indonesia dapat berbicara di kancah dunia. Team Suistanabilty Coffee akan berfokus di pendampingan terlebih dahulu, membuat komunitas yang kuat di grass root pengenalan teknologi akan dilanjutkan ditahap setelahnya setelah komunitas sudah terbentuk dan solid.

Karena diawal kita akan focus terhadap pendampingan, team melakukan pembelian alat produksi yaitu alat huller dan pulper untuk diberikan kepada kelompok tani desa cinanggela, Sebagai pusat Pendidikan dan pendampingan di Desa Cinanggela dibangun sebuah green house dan alat penjemuran di sebidang tanah yang sudah mendapatkan izin dari desa setempat untuk dimanfaatkan, kolaborasi antar pemerintah desa dan karang taruna desa setempat. untuk meningkatkan produktivitas dari quantity pengolahan serta meningkatkan kualitas dari olahan kopi, diberikan pula alat timbangan untuk menimbang kopi secara adil dimana selama ini terdapat permsalahan kecurangan timbangan dari para tengkulak, produk olahan tadi pun akan disambung langsung dengan kustomer lewat website marketplace yang sudah disiapkan. Marketplace ini memilik 3 user inputan , yaitu role sebagai petani, roastery, dan user pembeli yang bisa saling terintegrasi dan terhubung.

Program ini pun akan terus dilanjutkan ketahap pembuatan aplikasi untuk lebih memudahkan user dalam melakukan transaksi, dan juga akan dibentuk team marketing untuk sosialisasi program ini kepada user lewat peramban, dan social media, dan juga selain kegiatan ini sustain, hutan juga dapat terjaga dari kerusakan lahan yang selama ini terjadi, lewat kopi tanah menjadi keras sedimentasi berkurang dan banjir yang selama ini terjadi akan perlahan menghilang, nilai ekonomis kopi ini juga akan tetap membuat hutan terjaga karena bisa menjadi mata pencaharian warga sekitar. 

Lestari alamku semoga tuhan berkenan.

Kesan dan Pesan

Kami selaku team mewakili seluruh stake holder yang bekerjasama berterimakasih kepada seluruh Team Innovilage , dari pihak Telkomuniversity, BUMN Telkom Indonesia, Direktorat Career Alumni and Endowment, karena sudah memberikan kesempatan mengikuti program yang sangat luar biasa ini. Dimasa pandemic ini pula ekonomi dan harga komoditi menjadi jatuh oleh karena itu team menjadi semangat dalam melakukan program ini untuk membantu para petani di Desa Cinanggela untuk menaikan taraf  hidup mereka menjadi lebih baik lagi, dengan berakhirnya program ini bukan berarti berakhirnya program kami, kami akan terus melakukan pendampingan, dan maintenance program mulai dari website dan penyuluhan kepada warga desa.

Jangan sampai terlewat tonton video dokumentasinya

Top